Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Varian Baru Virus Conficker Memeras Pakai Antivirus


Rabu, 22 April 2009 | 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Virus conficker yang mewabah saat ini dan menyerang jutaan komputer di dunia dalam waktu singkat muncul dengan versi baru yang semakin nakal. Tidak hanya menyerang, namun memeras korban dengan menawarkan antivirus namun meminta bayaran mahal.



Pola penyerangan disertai pemerasan dilakukan varian baru virus Conficker.c seperti dilansir Kaspersky Lab. Virus yang dideteksi Kaspersky sebagai Trojan-Downloader.Win32.Kido ini saling melakukan kontak melalui P2P dan memerintahkan mesin-mesin yang terinfeksi untuk mengunduh file-file jahat termasuk mengaktifkan Kido botnet.

Kaspersky memantau aktivitas yang sangat aktif dari virus tersebut sepanjang malam tanggal 8 hingga 9 April lalu. Varian terbaru Kido berubah secara signifikan dari varian-varian sebelumnya meski analisis awal bahwa varian tersebut hanya menyerang sampai 3 Mei 2009.

Selain melakukan update, varian baru virus itu juga mengunduh dua file baru untuk menginfeksi mesin-mesin. Salah satunya adalah aplikasi antivirus jahat (yang terdeteksi sebagai FraudTool.Win32.SpywareProtect2009.s). Program ini disebarluaskan dari sebuah situs yang berlokasi di Ukraina. Ketika dijalankan, program ini menawarkan untuk menghapus "detected viruses" dengan biaya 49,95 dollar AS.

File kedua yang diunduh virus untuk menginfeksi sistem adalah Email-Worm.Win32.Iksmas.atz. Email worm ini dikenal sebagai Waledac, dan dapat mencuri data serta mengirimkan sampah. Ketika program jahat ini pertama kali terdeteksi pada Januari 2009, banyak ahli Teknologi Informasi mencatat kesamaan antara Kido dan Iksmas. Epidemi Kido serupa dengan skala epidemic email yang disebabkan oleh Iksmas.

"Selama lebih dari 12 jam, Iksmas terkoneksi dengan pusat kendalinya di seluruh dunia yang beberapa kali menerima perintah untuk mengirimkan email sampah. Dalam masa hanya 12 jam, satu bot mengirimkan lebih dari 42,298 email sampah," komentar Aleks Gostex, Kepala Tim Riset dan Analisa Global, Kaspersky Lab untuk situasi ini.

Ia mengatakan, secara virtual, setiap email berisi domain unik. Hal ini dengan jelas dilakukan untuk mencegah filter anti-spam dari pendeteksian email masal yang menggunakan metode analisa berkala dengan domain khusus. "Secara keseluruhan, kami mendeteksi penggunaan 40,542 domain tingkat ketiga dan 33 domain tingkat kedua. Secara virtual, seluruh situs ini berlokasi di China dan teregistrasi atas nama berbagai orang, yang kebanyakan dibuat-buat," ujarnya.

Kalkulasi sederhana menunjukkan bahwa satu Iksmas bot mengirim sebanyak 80,000 email dalam waktu 24 jam. Dengan asumsi terdapat 5 juta mesin yang terinfeksi, berarti botnet dapat mengirim sekitar 400 miliar pesan sampah dalam jangka waktu 24 jam.

Untungnya Kaspersky lab telah mendeteksi varian baru virus tersebut. Pengguna antivirus Kaspersky yang telah melakukan update terbaru tidak perlu khawatir komputernya terinfeksi.

Share:

UnInstall DeepFreeze v.6 yang dipassword !

DeepFreeze memang suatu aplikasi yang cukup Oke! dan sangat membantu terutama bagi para Pengelola lab atau warnet. Dengan-nya kita kita cukup tenang karena walaupun system diotak-atik nantinya akan balik seperti keadaan semula cukup dengan hanya di restart. :) Akan tetapi bagaimana jadinya jika kita lupa Password-nya?? Jadilah senjata makan tuan donk!!!.


Bagi yang pake DeepFreeze v.5 sih kayaknya kurang begitu masalah, karena sudah tersedia software untuk mendisable-nya (tinggal cari aja di i-net Deep UnFreeze), namun untuk DeepFreeze v.6 sampai saat masih susah untuk mendapatkan antinya. Tapi jangan bersedih hati dulu, karena ternyata masih bisa untuk di disable bahkan di uninstall. Ini saya dapat dari pengalaman sendiri yang secara tidak sengaja saya merepair kompi lab yang rusak systemnya, dan tentunya DeepFreeze v.6 yg saya pasang belum di disable.

Untuk lebih jelas, langkah2-nya adalah sebagai berikut:

1. Siapkan CDROM dan CD Installer Windos XP nya

2. Atur First Boot priority nya menjadi CD-ROM

3. Restart Kompi dan pilih boot from CD-ROM

4. Ikuti langkah2 seperti pada saat install Windos

5. Sampai pada bagian Enter to Setup … Enterlah lalu tekan F8 untuk persetujuan dan tunggu beberapa saat

6. Lalu tekan R untuk repair (Repair Setup)

7. Selanjutnya ikuti langkah2 install windos berikutnya sampe selese.

8. Sekarang siapkan DeepFreeze v.6 nya dan double klik

9. Maka akan muncul jendela unInstall DeepFreeze dan lakukan proses uninstall sampai selese

10. Sekarang masalah sudah kelar…

Tinggal pilih mo di install DeepFreeze lagi ato tidak? Kalo mo diinstall lagi, pastikan dulu kita tahu passwordnya OK!

Sekarang lupa password DeepFreeze V.6, ga perlu install ulang deh… :)

NB: saya tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan artikel ini, saya bermaksud untuk berbagi aja karena saya lihat banyak yang mengalami masalah seperti ini dan bingung cara menghadapinya, akhirnya mereka install ulang deh kompinya… (:

Oya, ketinggalan nih… Silahkan tinggalkan pesan, kritik, saran, atau tambahan. Mungkin ada yang menemukan cara lain yang lebih efektif, dishare aja di sini… :)

Semoga bermanfaat !!!

sumber : tsaqief.wordpress.com


Share:

Fanatisme Sistem Operasi

Kehidupan tanpa perbedaan sepertinya akan terasa hampa dan menjenuhkan, semua akan terlihat sama dan membosankan. Setidaknya itulah salah satu prinsip orang yang sangat menghargai adanya perbedaan, entah itu masalah warna kulit, agama, suku, pemikiran, atau apapun. Bahkan di jaman yang serba teknologi ini hal-hal seperti itu telah merambah ke salah satu bagian penting dari teknologi itu sendiri, yaitu sistem operasi komputer.


Di dunia saat ini terdapat banyak jenis dari sistem operasi komputer. Sistem Operasi secara garis besar di dunia ini ada 3:


Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 diluncurkan versi 10.5 (Leopard).
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
Keberagaman OS seperti ini ternyata menimbulkan fanatisme sendiri terhadap masing2 penggunanya. Namun banyak juga yang ahli dalam multiple OS. OS yang paling banyak digunakan di dunia saat ini adalah Windows, sehingga tak heran jika para pengguna komputer desktop maupun portabel sangat akrab dengan cara2 penggunaan, tampilan dan pengoperasian OS tersebut. Bahkan para Linux-er pun hampir semua-muanya tahu pasti tentang bagaimana Windows itu sampai sedetail2nya.. (Setidaknya itu yang terjadi di lingkungan saya di kampus)
Yang akhir2 ini menjadi ‘perdebatan’ di kalangan OS-er adalah mengenai Open Source Operating System. Dimana kita ketahui bahwa yang namanya Windows itu sudah terkesan ‘mahal’ bagi para pengguna open source. Memang sih, harga OS dari Microsoft kalau yang asli sangat mahal. Terutama di negara kita yang daya beli masyarakat menengah ke bawahnya masih rendah (termasuk saya.. :D). Sehingga tawaran untuk penggunaan OS open source pun menjadi sesuatu yang menarik. Karena open source itu biasanya gratis, dan bisa menjadi pengganti OS yang mahal (meskipun saya terlanjur pakai Windows Vista asli).
Namun semua itu kembali ke masalah fanatisme, bagi para fanatik open source, mereka akan selalu setia sampai akhir hayat :p. Contoh2 fanatisme itu bisa dilihat dari forum2 yang membahas software ataupun OS, dimana ejek mengejek itu menjadi hal yang biasa. Misalnya Microsoft Windows itu sering disebut sebagai ‘machine killer’ karena sering berjalan lambat dan terkesan memaksa kemampuan hardware. Tak jarang nama Microsoft sendiri sering diplesetkan menjadi Microsh*t karena terlalu banyak bug didalamnya.
Namun bukan berarti Microsoft tak punya orang2 yang fanatik terhadapnya.
Lain halnya dengan Mac OS meskipun tidak gratis juga, tapi tidak terlalu ‘dibenci’ karena OS ini terbilang ‘konsekuen’. Konsekuen karena performa dan tampilan yang menarik, terkesan elegan dan bergengsi, dengan sedikit report terhadap bug yang ditemukan. Performa yang bagus disebabkan karena Apple biasanya menjual perangkat komputernya (baik notebook maupun komputer desktop) dengan spesifikasi yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan OS. Sehingga harga notebook Apple pun dibandrol dengan harga yang cukup mahal, tapi harga yang mahal ini terbayar dengan kualitas yang diberikan.
Dan akhirnya untuk memilih OS mana yang sebaiknya kita pakai, sebaiknya memilih dengan bijak, tergantung kebutuhan dan budget. Jangan takut tidak bisa menggunakan, karena semua itu bisa dipelajari. Syukur2 bisa membuat OS sendiri :D. Kalo bisa buat OS sendiri kmudian terkenal kan lumayan…hehee

Sumber : http://ultimateffect.com/2009/02/fanatisme-sistem-operasi/
Share:

Windows Black Edition


Satu lagi hasil karya kemajuan teknologi informasi. Windows black edition adalah software ilegal windows xp sp 2 yang telah dimodifikasi, features nya tidak banyak berbeda dengan windows xp sp 2. Windows black edition diperuntukkan agar penggunanya memiliki kemudahan dalam menginstal windows, kita tidak perlu lagi memasukkan serial number ataupun data lainnya yang jika pada windows xp sp 2 biasa kita lakukan.

Windows black edition memuat banyak driver dan software yang kita perlukan dalam mengoperasikan komputer maupun notebook. Sehingga setelah kita menginstal nya kita tidak perlu menginstal beberapa software driver komputer kita seperti vga, modem. Bahkan dibeberapa notebook yang hardisk SATA nya tidak dapat mendeteksi windows xp sp 2, dgn windows black edition hal itu tidak terjadi. Kita tidak perlu lagi memasukkan driver untuk hardisk SATA nya karena sudah tersedia di dalam windows black edition.

Kesimpulannya adalah sangat mudah sekali menginstal windos menggunakan windows black edition, kita hanya perlu memasukkan cd nya kemudian memilih dibagian mana di hardisk yang akan kita gunakan sebagai system (windows, biasanya di C:). Setelah itu komputer atau notebook yang sedang diinstal bisa kita tinggal, dan akan selesai dengan sendirinya. Uraian diatas adalah sedikit kelebihan menggunakan windows black edition, akan dibahas kemudian kekurangan atau kelemahan dari windows black edition.
Share:

Sistem Operasi

A.Sistem operasi
Adalah sebuah sistem yang diperlukan untuk dapat menjalankan semua aplikasi program atau software yang ada di komputer kamu

B.Sistem operasi jaringan
Adalah Sistem operasi jaringan ( Inggris: network operating system ) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

C. Peran Sistem Operasi
(adalah sebuah program)
•mengatur fasilitas komputer, memberikan layanan untuk pemrogram, dan menjadwal eksekusi program lainnya.
• menjembatani perangkat keras dari pemrogram.
• memberikan interface yang bagus untuk menggunakan sistem
• mengontrol eksekusi program-program aplikasi yang memerlukan fasilitas dan pelayanan hardware komputer.

D. Fungsi Sistem Operasi
• sebagai mediator antara hardware komputer dengan pemrogram untuk mengakses dan menggunakan fasilitas layanan tertentu.

E. Layanan Sistem Operasi
• Pembuatan Program
Sistem operasi menyediakan berbagai fasilitas layanan bagi pemrogram untuk pembuatan program dalam bentuk utilitas (general utilities).
• Eksekusi Program
Sistem operasi melakukan penanganan pemuatan instruksi dan data ke memori utama, perangkat input/output (I/O) dan inisialisasi file, dan penyiapan fasilitas.
• Akses ke Perangkat I/O
Sistem operasi menangani set instruksi I/O atau sinyal kontrol untuk keperluan operasi.
• Akses Terkontrol ke File
Sistem operasi dapat menyediakan perlindungan untuk mengontrol akses ke fasilitas yang digunakan secara bersama.
• Akses Sistem
Sistem operasi mengontrol akses ke sistem sebagai keseluruhan dan ke sumber daya sistem tertentu.





F. Jenis Sistem Operasi
Pembedaan jenis sistem operasi didasarkan pada karakteristik.
Karakteristik dapat dibagi menjadi 2 dimensi:

Dimensi pertama:
Ditinjau dari segi interaksi pengguna dengan sistem komputer, ada dua jenis sistem operasi yang independen, yaitu:
• Sistem bersifat interaktif
• Sistem bersifat batch

Dimensi kedua:
Ditinjau dari segi banyaknya program yang dieksekusi secara simultan, ada dua jenis sistem operasi, yaitu:
• Sistem yang menggunakan Multiprogramming
• Sistem yang tidak menggunakan Multiprogramming yaitu: Uniprogrammed / One task at a time

Sistem interaktif,
• pengguna/pemrogram berinteraksi secara langsung dengan komputer, biasanya melalui keyboard/layar monitor, untuk meminta eksekusi tugas atau membentuk transaksi.

Sistem batch,
• program-program pengguna ditampung bersama-sama (secara offline) dengan pengguna lainnya dan kemudian diserahkan ke sistem operasi oleh operator komputer.
• program diselesaikan, hasilnya dicetak dan dikembalikan ke pengguna.
• sistem batch murni sudah jarang ditemukan saat ini.

Dimensi Multiprogramming
• Prosesor selalu berada dalam keadaan sibuk karena prosesor mengerjakan lebih dari satu program pada saat yang sama,
• Beberapa program dimuatkan ke dalam memori,
• Prosesor beralih dengan cepat dari satu program ke program lainnya
• Bila menggunakan sistem interaktif, menerapkan time sharing
• Persyaratan lain untuk meningkatkan kecanggihan dibanding dengan sistem operasi tipe batch adalah
1. manajemen memori
2. penjadwalan

Secara umum sistem operasi ada 4, yaitu :
1. Sistem Batch sederhana
2. Sistem Batch canggih
3. Sistem Multiprogramming
4. Sistem Time Sharing

G. feature yang perlu diperhatikan dalam sistem operasi batch:
• Proteksi Memori : Pada saat program pengguna dieksekusi, maka program itu tidak boleh mengubah area memori yang berisi monitor. Bila terjadi perubahan area memori, maka hardware CPU akan mendeteksi suatu error dan memindahkan kontrol ke monitor. Kemudian monitor membatalkan job, mencetak pesan error, dan memuatkan job berikutnya.
• Pewaktu (Timer) : Pewaktu digunakan untuk mencegah sebuah job memonopoli sistem. Pewaktu disetel pada awal setiap job. Bila waktu habis, terjadi sebuah interrupt, dan kontrol kembali ke monitor.
• Privileged Instruction : Instruksi tertentu ditandai dengan privileged dan hanya dapat dieksekusi oleh monitor. Instruksi ini meliputi instruksi I/O, sehingga monitor menguasai kontrol semua perangkat I/O. Hal ini akan mencegah pembacaan instruksi kontrol job dari job berikutnya secara tidak sengaja.
Share:

Pengertian dan Sejarah Processor.

Processor merupakan otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya.

Processor adalah Sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer.

Processor digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :

* Aritcmatics Logical Unit (ALU)

* Control Unit (CU)

* Memory Unit (MU)

Sejarah Perkembangan Mikroprocessor

Dimulai dari sini :
1971: 4004 Microprocessor

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

1972: 8008 Microprocessor

Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

1974: 8080 Microprocessor

Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

1978: 8086-8088 Microprocessor

Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

1982: 286 Microprocessor

Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

1985: Intel386™ Microprocessor

Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004

1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor

Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995: Intel® Pentium® Pro Processor

Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

1997: Intel® Pentium® II Processor

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor

Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

1999: Intel® Celeron® Processor

Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

1999: Intel® Pentium® III Processor

Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor

Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

2000: Intel® Pentium® 4 Processor

Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001: Intel® Xeon® Processor

Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

2001: Intel® Itanium® Processor

Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

2002: Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium

2003: Intel® Pentium® M Processor

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

2004: Intel E7520/E7320 Chipsets

7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

2005: Intel Pentium D 820/830/840

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006: Intel Core 2 Quad Q6600

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )

2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

Sumber : http://cyberkios.blogspot.com/2008/06/sejarah-perkembangan-mikroprocessor.html
Share:

Intel Core 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Intel Core 2 Duo adalah sebuah mikroprosesor yang dirilis oleh Intel Corporation pada tanggal 27 Juli 2006. Pada saat pengembangannya, prosesor ini memiliki nama kode Conroe dan Allendale.
Nama Prosesor Intel Core 2 Duo
Nama kode Conroe, Allendale, Wolfdale, Merom, Penryn, (dua inti) Kentsfield, Yorkfield, (empat inti)
Dirilis 27 Juli 2006
Segmen Pasar Desktop, Laptop
Mikroarsitektur Intel Core Microarchitecture
Set instruksi x86, MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSE4 (SSE4 hanya untuk prosesor berdasarkan core penryn) VT, EM64T, HT (hanya seri Intel Core 2 Extreme)
Front Side bus 1066 MHz, 1333 MHz (seri conroe terbaru)
Jumlah inti prosesor 2 core, atau 4 core
Interkoneksi ke motherboard Land Grid Array (LGA), 775-pin
Jumlah Transistor Conroe:291 juta
Allendale:
Teknologi manufaktur 65 nanometer (Conroe, Allandle, Merom, kentsfield) & 45 nanometer (Wolfdale, Yorkfield, Penryn)
Cache Level-1
Cache Level-2 Yorkfield : 12 Megabyte
Kentsfield : 8 Megabyte
Wolfdale : 6 Megabyte
Conroe:4 Megabyte
Allendale: 2 Megabyte
Cache Level-3 Tidak ada
Chipset pendukung Intel 975X, Intel 965, Intel 945 (beberapa versi), nVidia nForce 680i

Kinerja prosesor ini menang telak cukup jauh jika dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium D seri Presler apalagi Pentium D seri Smithfield yang masih menggunakan mikroarsitektur Intel NetBurst. Jika dibandingkan dengan seterunya, AMD Athlon FX 60, sebuah prosesor Intel Core 2 Duo berkecepatan 2400 MHz mengungguli prosesor tersebut dengan perbedaan kinerja kira-kira 15%. Jika prosesor AMD Athlon FX tersebut di-overclock menjadi 3.4 GHz, prosesor tersebut unggul tipis dibandingkan Core 2 Duo 2400 MHz. Ini berarti prosesor Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien dibandingkan dengan pendahulunya dalam rangka mengeksekusi instruksi.
Share:

Harga Processor Intel Turun Drastis


Written by Iwan Quadra
Wednesday, 23 April 2008
Perang Intel dan AMD masih terus berlanjut, demi menghambat laju penjualan processor AMD, mulai tanggal 20 April kemaren Intel memotong harga processornya sampai dengan 50 %.

Processor yang turun sampai dengan separuh harga antara lain Intel Q6700 Core 2 Quad dan Intel Xeon X3230 dari harga sekitar $530 menjadi sekitar $266 per 1000 kuantiti. Sementara itu Core 2 Duo 6850 turun sekitar 23 % dari $266 menjadi sekitar $183. Untuk seri low endnya yang turun cukup lumayan adalah Celeron 430 menjadi sekitar $34 saja.Strategi ini diharapkan Intel , tetap bisa mempertahankan dominasinya di penjualan microchip. Di Indonesia sendiri mungkin belum akan berdampak cepat , dikarenakan masih langkanya beberapa produk Intel yang dipasarkan. Jika hal ini terjadi perusahaan - perusahaan komputer mengharapkan bisa meningkatkan penjualan juga.

Sumber : http ://www.quadrazone.net


Share:

Apa bedanya Intel Core Duo dan Core 2 Duo ?




Intel benar-benar aneh juga dalam pemberian nama produknya. Perbedaannya cuma terletak pada penggunaan angka “2″ di tengah-tengah produk tersebut. Kedua produk tersebut sebenarnya berbeda, meskipun memiliki kemiripan penamaan. Setelah googling sana-sini, ternyata saya mendapatkan referensi mengenainya.

Core Duo (sering dikenal juga dengan istilah dual core) merupakan generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.


Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).

Core Processor Intel Core 2
Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut.

Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

CONROE
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.

Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

CONROE XE
Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.

ALLENDALE
Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.

MEROM
Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.

Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.

Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.

Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.

Perbedaan Core Duo dgn Core 2 Duo

Dual core
Prosesor yang mempunyai dua inti. Setiap procie tu ada inti procienya,sering disebut dgn sebutan core. Jadi benernya procie yg kita bayangkan itu intinya nggak sebesar yg kita bayangkan. Paling hanya sebesar kuku kita aja. Nah,jika inti dari procie itu ada dua,maka procie tersebut bisa disebut sebagai procie dual core. Tidak memandang bahwa itu buatan intel atau AMD. Sering kali ini disalah artikan dengan procie Pentium Dual Core dari Intel. Contoh: Intel Pentium Dual Core E2140,2160,2180

Core 2 Duo
Procie ini sudah berarsitektur Core. Sama seperti E2xxx. Untuk seri E4xxx cachenya sebesar 2 MB. Sedangkan E6xxx sebesar 4 MB. Core yang digunakan biasanya adalah Conroe yang seharusnya mempunyai cache 4 MB. Jadi Core2Duo yg “asli” adalah Core2Duo E6xxx. Kinerjanya sangat baik. Clock Speed 1,8 GHz dari procie ini sanggup mengalahkan Pentium D 3 GHz dengan mudah. Procie ini juga mempunyai kelebihan yang sama dengan saudaranya yaitu gampang banget dioverclock. Jangan heran procie ini bisa ditarik sampe 3 GHz ke atas dengan gampang.

So Intel mengeluarkan intel core 2 duo untuk dua jenis, yang pertama untuk mobile (notebook) dan untuk desktop (PC).
Untuk desktop terbagi dalam 2 seri, yaitu CONROE untuk kelas premium dan ALLANDEE…

Karena penjualan intel melemah dan pasar termasuk semu, maka intel pada pertengahan tahun 2007 mengeluarkan intel dual core….

Tahukah anda apa sebenarnya INTEL DUAL CORE?

Intel dual core sebenarnya adalah produk lama yaitu INTEL CORE 2 seri ALLANDEE, dengan penurunan kapasitas agar mampu menurunkan harga jual…. L2 cache diperkecil dan spek nilai lainnya

Jadi Intel core 2 dan dual core…. ya sama sama aja namun beda kapasitas…


Sumber : http://fajarz.wordpress.com/2007/08/23/apa-bedanya-intel-core-duo-dan-core-2-duo/
Share:

Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.



Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program komputer yang disebut kompilator. Sintaks dari bahasa pemrograman lebih mudah dipahami oleh manusia daripada sintaks perintah dasar. Namun tentu saja komputer hanya dapat melaksanakan perintah dasar itu. Maka di sinilah peran penting kompilator sebagai perantara antara bahasa pemrograman dengan perintah dasar.


Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Komputer hanya dapat diberi perintah yang terdiri dari perintah-perintah dasar tersebut. Perintah-perintah yang lebih rumit (misalnya mengurutkan suatu daftar sesuai abjad) harus diterjemahkan menjadi serangkaian perintah-perintah dasar yang dapat dimengerti komputer (perintah-perintah yang termasuk dalam instruction set komputer tersebut) yang pada akhirnya dapat mennyelesaikan tugas yang diinginkan, meskipun dijalankan dengan beberapa operasi dasar, bukan satu operasi rumit.


Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut pemrograman komputer. Contoh bahasa pemrogaman adalah bahasa FORTRAN, COBOL, BASIC, JAVA, dan C++.

Share: