Sistem Operasi

A.Sistem operasi
Adalah sebuah sistem yang diperlukan untuk dapat menjalankan semua aplikasi program atau software yang ada di komputer kamu

B.Sistem operasi jaringan
Adalah Sistem operasi jaringan ( Inggris: network operating system ) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

C. Peran Sistem Operasi
(adalah sebuah program)
•mengatur fasilitas komputer, memberikan layanan untuk pemrogram, dan menjadwal eksekusi program lainnya.
• menjembatani perangkat keras dari pemrogram.
• memberikan interface yang bagus untuk menggunakan sistem
• mengontrol eksekusi program-program aplikasi yang memerlukan fasilitas dan pelayanan hardware komputer.

D. Fungsi Sistem Operasi
• sebagai mediator antara hardware komputer dengan pemrogram untuk mengakses dan menggunakan fasilitas layanan tertentu.

E. Layanan Sistem Operasi
• Pembuatan Program
Sistem operasi menyediakan berbagai fasilitas layanan bagi pemrogram untuk pembuatan program dalam bentuk utilitas (general utilities).
• Eksekusi Program
Sistem operasi melakukan penanganan pemuatan instruksi dan data ke memori utama, perangkat input/output (I/O) dan inisialisasi file, dan penyiapan fasilitas.
• Akses ke Perangkat I/O
Sistem operasi menangani set instruksi I/O atau sinyal kontrol untuk keperluan operasi.
• Akses Terkontrol ke File
Sistem operasi dapat menyediakan perlindungan untuk mengontrol akses ke fasilitas yang digunakan secara bersama.
• Akses Sistem
Sistem operasi mengontrol akses ke sistem sebagai keseluruhan dan ke sumber daya sistem tertentu.





F. Jenis Sistem Operasi
Pembedaan jenis sistem operasi didasarkan pada karakteristik.
Karakteristik dapat dibagi menjadi 2 dimensi:

Dimensi pertama:
Ditinjau dari segi interaksi pengguna dengan sistem komputer, ada dua jenis sistem operasi yang independen, yaitu:
• Sistem bersifat interaktif
• Sistem bersifat batch

Dimensi kedua:
Ditinjau dari segi banyaknya program yang dieksekusi secara simultan, ada dua jenis sistem operasi, yaitu:
• Sistem yang menggunakan Multiprogramming
• Sistem yang tidak menggunakan Multiprogramming yaitu: Uniprogrammed / One task at a time

Sistem interaktif,
• pengguna/pemrogram berinteraksi secara langsung dengan komputer, biasanya melalui keyboard/layar monitor, untuk meminta eksekusi tugas atau membentuk transaksi.

Sistem batch,
• program-program pengguna ditampung bersama-sama (secara offline) dengan pengguna lainnya dan kemudian diserahkan ke sistem operasi oleh operator komputer.
• program diselesaikan, hasilnya dicetak dan dikembalikan ke pengguna.
• sistem batch murni sudah jarang ditemukan saat ini.

Dimensi Multiprogramming
• Prosesor selalu berada dalam keadaan sibuk karena prosesor mengerjakan lebih dari satu program pada saat yang sama,
• Beberapa program dimuatkan ke dalam memori,
• Prosesor beralih dengan cepat dari satu program ke program lainnya
• Bila menggunakan sistem interaktif, menerapkan time sharing
• Persyaratan lain untuk meningkatkan kecanggihan dibanding dengan sistem operasi tipe batch adalah
1. manajemen memori
2. penjadwalan

Secara umum sistem operasi ada 4, yaitu :
1. Sistem Batch sederhana
2. Sistem Batch canggih
3. Sistem Multiprogramming
4. Sistem Time Sharing

G. feature yang perlu diperhatikan dalam sistem operasi batch:
• Proteksi Memori : Pada saat program pengguna dieksekusi, maka program itu tidak boleh mengubah area memori yang berisi monitor. Bila terjadi perubahan area memori, maka hardware CPU akan mendeteksi suatu error dan memindahkan kontrol ke monitor. Kemudian monitor membatalkan job, mencetak pesan error, dan memuatkan job berikutnya.
• Pewaktu (Timer) : Pewaktu digunakan untuk mencegah sebuah job memonopoli sistem. Pewaktu disetel pada awal setiap job. Bila waktu habis, terjadi sebuah interrupt, dan kontrol kembali ke monitor.
• Privileged Instruction : Instruksi tertentu ditandai dengan privileged dan hanya dapat dieksekusi oleh monitor. Instruksi ini meliputi instruksi I/O, sehingga monitor menguasai kontrol semua perangkat I/O. Hal ini akan mencegah pembacaan instruksi kontrol job dari job berikutnya secara tidak sengaja.
Share: