Euphorbia


Namanya susah sekali di ingat, tapi kalau melihat bentuknya rasanya setiap saat akan di ingat. Itulah Euphorbia yang nama ilmiahnya "Euphorbia milii", salah satu jenis bunga gurun yang berbunga sepanjang tahun, tidak mengenal musim baik itu musim hujan ataupun musim kemarau.

Namanya susah sekali di ingat, tapi kalau melihat bentuknya rasanya setiap saat akan di ingat. Itulah Euphorbia yang nama ilmiahnya "Euphorbia milii", salah satu jenis bunga gurun yang berbunga sepanjang tahun, tidak mengenal musim baik itu musim hujan ataupun musim kemarau. Itulah yang menyebabkan tanaman yang mempunyai nama lain "Crown of thorn" ini sangat di minati oleh para hobiis Euphorbia. Ajaib memang, bunga/mahkota Euphorbia ini dapat bertahan sampai 4 bulan tidak rontok, bahkan salah satu jenis dengan sebutan "Forever Green" mampu bertahan selama setahun tanpa kerontokan.

Euphorbia adalah tanaman yang berasal dari daerah Madagaskar yang beriklim tropis. Selanjutnya menyebar ke asia dan afrika. Di beberapa daerah tertentu, masyarakatnya mengenal tanaman ini yang diyakini sebagai tanaman pembawa keberuntungan dan rejeki.
Euphorbia adalah tanaman dengan batang berduri dan bergetah, dengan bunga yang menyembul dari ketiak daun berupa gerombol bunga. Sebagian dari jenis euphorbia tumbuh menyemak, tetapi ada juga jenis-jenis yang tumbuh tinggi dan besar. Bunga euphorbia yang sempurna selalu berkelipatan 8. Euphorbia dikenal juga sebagai bunga delapan dewa.
Batang euphorbia tidak berkayu, tetapi jika tumbuh membesar akan mengeras. Bentuk batangnya ada yang bulat, ada pula yang bersudut. Batang ini ditumbuhi duri, ada yang berduri tunggal, ganda, dan duri yang berkelompok. Daun yang sehat agak tebal, dengan permukaan halus, dan tulang daun yang menonjol. Bentuk daun ada yang berujung lancip, oval, ada juga yang membulat, dan ada pula yang berbentuk hati.
Euphorbia juga ada yang berupa species, ada juga yang varietas (biasa disebut jenis hibrida atau hasil persilangan). Euphorbia berkerabat dekat dengan kastuba, sehingga euphorbia juga adalah jenis tanaman yang peka terhadap cahaya pada malam hari. Adanya cahaya malam hari menjadikan tanaman ini tidak mau berbunga, tetapi akan mempercepat atau memacu tumbuhnya tunas samping.
Euphorbia milii suka media kering, dan porous (tidak mengikat air terlalu lama). Drainase yang buruk, akan membuat busuk akar. Berdasarkan pengalaman sejumlah nurseri, media tanam yang akan menghasilkan Euphorbia mili Anda sehat dan rajin berbunga adalah campuran serbuk kelapa (cocopeat), sekam bakar, sekam biasa, pasir kasar/ pasir malang dan pupuk kandang. Serbuk kelapa yang digunakan sebaiknya dipilih yang masih baru. Serbuk kelapa lama, biasanya banyak menyimpan air.
euphorbia menjadi ornamental plant dengan segala keistimewaannya. Dijadikan ground di taman menarik, dipajang sebagai pot plant juga bagus. Bandel, tidak rewel atau manja,rajin berbunga merupakan sederet keunggulan dari tanaman yang namannya di ambil dari uuphorbus, raja madagaskar
Dari segi kualitas, euphorbia tidak lebih baik dari adenium, atau hamper sebanding dengan pachipodium dan kaktus. Hal itu karena euphorbia dan pachipodium berbatang duri, meski mereka sama-sama memiliki bunga yang cantik. Bagi sebagian orang, adanya duri membuat enggan mengkoleksinya karena khawatir tertusuk di tangan
Yang membedakan euphorbia dan pachypodium adalah sosoknya. Euphorbia berdaun rimbun, bunga pun menutupi tajuk-tajuknya. Dengan penampilannya seperti itu duri seolah “ngumpet” di balik rerimbunan daunya. Lain halnya dengan pachypodium yang memiliki duri-duri di sekujur batangnya daun dan bunganya muncul di ujung batang. Hamper serupa kaktus yang diibaratkan sebagai penjelmaan dwarf pachypodium

Di Indonesia euphorbia popular sejak 2004, meski sebenarnya beberapa jenis local sudah ada di pasaran. Kehadiran varian-varian baru euphorbia asal Thailand dan Taiwan seolah menjadi magnet para pengemarnya. Bunga cerah dan menawan menjadi keistimewaan dari tanaman ini. Pantas siapa saja bakal tertarik melihatnyaWarna bunga euphorbia yang sangat bervariatif, mulai dari warna dominant merah, kuning, hijau, atau putih dengan hiasan strip atau bercak di setiap kelopak bunganya atau bercak di setiap kelopak bunganya. Dari segi ukuran, varian asal negeri gajah putih lebih besar (3-5 cm) di banding jenis local. Jumlah bunga perdompolnya juga banyak, hamper menutupi tajuk-tajuknya sekedar contoh, “Siamese ruby”, “chameleon”, dan ,”dandelion” yang memiliki bunga besar dengan warna cerah
Ada pula jenis “new snow white” yang bunganya besar dominant putih dengan warna merah di bibir kelopak bungannya. “red lable” yang berbunga kecil tetapi banyak. Hingga jenis “winter sonata” dan “big white” yang berwarna putih bersih, bagi penyuka warna lembut silahkan pilih jenisVarian euphorbia asal Thailand memang menonjolkan warna, ukuran dan kekompakan. Sementara varian asal Taiwan cendrung lebih atraktif, lihat saja pada chrismas yang berbunga kecil, tetapi bunganya sangat banyak menyebar di seluruh tajuknya. Jadi kalau di perhatikan variant dari Taiwan lebih atraktif.
Orang mengenal euphorbia sebagai pot plant, namun, kini tanaman ini sudah umum di jadikan ground di taman rumah atau kota. Lihat saja deretan euphorbia pink bogor banyak menghiasi di taman-taman kota. Keunggulan varian di bandel. Tumbuh cepat,bunga besar, dan rajin berbungaSaat memasuki taman wuphorbia anda akan menemukan hal baru yang mengagumkan.
Panduan warna-warni dan penataan yang apik membuat taman euphorbia terasa memikat. Itulah salah satu fleksibilitas euphorbia. Sebagai pot plant euphorbia yang ditata di rak bertingkat akan mengubah citra rumah lebih ceria, nah apakah keindahan yang di peroleh itu sudah sebanding dengan nilai rupiah yang anda bayarkan?.
Jadi, apalagi keuntungan yang ditawarkan tanaman asal gurun ini. Ya, tentu saja perawatannya yang mudah. Media tanamannya cukup pasir malang, sekam bakar dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2:1. boleh juga sekam bakar dan pupuk kandang dengan perbandingan seimbang
Untuk penyiraman, idealnya 2 hari sekali. Namun banyak praktisi mengatakan kalau euphorbia tetap segar. Hanya saja pupuk NPK sebaiknya diberikan rutin seminggu sekali kalau ingin tanaman ini rajin berbunga. Pemberiannya diselang-seling, seminggu pupuk NPK untuk memacu daun, lalu dilanjutkan pupuk NPK pemacu bunga.
Sampai disini anda sudah merasa euphorbia menjadi pilihan tepat untuk ornamental plant dirumah? tidak menurut praktisi euphorbia hanya cocok di pelihara di daerah panas, seperti Jakarta, Surabaya, medan, yogyakarta, semarang, di daerah dingin,yogyakarta,semarang. Didaerah dingin euphorbia umumnya malas berbunga, yang subur daunnya sajaKalau masih penasaran, anda boleh bertanya jenis apasaja yang sesuai dengan kondisi rumah, baik bangunan cat eksterior, maupun keperuntukannya. Anda bisa berharap lebih dari nilai rupiah yang sudah dikeluarkan. Euphorbia bagus sebagai pot plant atau element taman. Sebagai ornamental plant, bunga euphorbia yang berwarna-warni dapat menjadi sarana relaksasi anda seusai aktivitas seharian di kantor.


Share: